Kemanakah Arah Trend Jas Pengantin Di Tahun 2017 ini? (you better know it)

Trend jas pengantin selalu unik, karena selain mengacu pada trend busana pria dunia, juga dipengaruhi oleh trend pesta pengantin yang sedang berkembang.

Secara umum, jas pengantin pria masih akan tetap didominasi oleh penampilan black tie tuxedo yang berkesan klasik tetapi dengan cutting yang up to date, slim fit, semi junkist. Aksesoris seperti dasi kupu, kemeja wing collar dengan opnesel, cumer band atau rompi akan masih menjadi pilihan favorit para pengantin pria. Meskipun England style cutting akan mulai menggeser Italian style cutting yang lebih mendominasi pada tahun-tahun lalu.

Meskipun demikian, di tahun 2017 ini, Rumah mode Ventlee menghadirkan koleksi trend terbaru bertajuk “My Tux My Style” . Seiring dengan perkembangan trend pesta pengantin yang lebih bebas, tematis dan personal, maka tuxedo pengantin pria-pun akan tampil sangat variatif, lebih bebas, tematis dan personal pula.

Para pria masih akan menggemari “bow tie tuxedo”, tetapi dengan style yang jauh lebih bebas, sesuai dengan tema pesta, impian dan kepribadian masing-masing.

Di satu sisi, pria ingin tetap tampil “mapan”, tetapi disisi lain mereka ingin membuat statement tentang jati dirinya sendiri yang unik. Maka tuxedo tidak lagi harus identik dengan warna hitam, akan menjadi trend, tuxedo dengan warna-warna yang lebih bebas, seperti biru cerah, kaki muda, abu-abu muda, dusty pink, bahkan jas dan celana dengan warna berbeda yang terkadang saling “bertabrakan”.

Aksesoris dasi kupu-kupu (bow tie) masih akan sangat digemari, tetapi tidak lagi terpaku pada warna hitam, putih atau merah meroon, pengantin pria akan tidak ragu-ragu menggunakan dasi kupu dengan warna yang beragam bahkan bercorak cukup mencolok.

Demikian pula dengan material yang digunakan tidak lagi terpaku pada all wool, bahan linen, sutra, katun, bahkan velvet pun dapat menjadi pilihan yang memperkuat karakter “unik” yang akan ditampilkan.

Ventlee mempersembahkan koleksi “My Tux My Style” untuk Anda, para calon pengantin pria yang ingin menikmati kebebasan berekspresi sesuai dengan “keunikan” pribadi, tanpa harus mengorbankan kesakralan pesta pernikahan Anda.